HARGA PASANG IKLAN TEKS SEBAGAI BERIKUT:
Rabu, 24 Februari 2016
Kamis, 04 Juni 2015
Danau Tahai
Tahai adalah sebutan danau dari bahasa dayak Kalteng
sepertinya. Tahai ini berupa danau kecil yang terbentuk konon kabarnya
dikarenakan genangan air yang sudah lama akibat galian pasir. Selain itu Tahai
juga terbentuk dikarenakan bekas aliran sungai yang alurya jadi berubah,
sehingga terbentuk genangan air yang tidak mengikuti aluran sungai lagi.
Gambar
: Danau Tahai
Arboretum Nyaru Menteng
Gambar
: Arboretum Nyaru Menteng
Arboretum Nyaru Menteng adalah sebuah kawasan hutan
yang di dalamnya terdapat banyak spicies flora dan fauna, yang menjadi objek
wisata menarik di kota tersebut ,Di lokasi ini banyak terdapat koleksi
kehutanan dengan berbagai jenis seperti tanaman geronggang, meranti, cemara,
dan tampan ,terdapat juga proyek reintroduksi sekitar 200 ekor orang utan
Museum Balanga
Gambar
: Museum Balanga
Museum Balanga, adalah Museum milik Pemerintah
Provinsi Kalimantan Tengah, museum beralamat di Jalan Cilik Riwut Km 2,5
Palangkaraya, Lokasi Museum terletak ditepi jalan protokol, mudah untuk
didatangi oleh pengunjung baik itu dari arah palangkaraya maupun dari luar kota
palangkaraya.
Status Museum Balanga tadinya adalah Museum Daerah,
dan keberadaannya di kota Palangkaraya sudah ada sejak Tahun 1973 silam,
kemudian seiring dengan berjalannya waktu, pada Tahun 1990 status Museum
Balanga ditingkatkan menjadi Museum Provinsi
Museum dibuka untuk umum pada hari Senin sd Sabtu
dari pukul 07.00 sd 14.00 WIB (kecuali Hari Jumat sd pukul 10.30), sedangkan
pada Hari Minggu dan Hari Libur Nasional, Tutup .Pengunjung museum dikenakan
biaya masuk, tiket masuk Dewasa dan Mahasiswa 2.500 rupiah/orang, dan untuk
pelajar 1.000 rupiah/orang, untuk kunjungan rombongan, sebaiknya menghubungi
pihak museum sebelum hari kedatangan agar bisa mendapat pelayanan yang lebih
maksimal
Sejarah Muara teweh
Gambar:
Kota Muara Teweh
Ada yang perlu saya jelaskan lebih jauh di sini adalah bagaimana
asal muasal-muasal nama Muara Teweh itu sendiri. Seacara harfiah, Tumbang
berarti Muara dan Tiwei Artinya mudik dan juga identik dengan nama ikan kecil
Seluang Tiwei, yang biasanya selalu mudik ke sungai Barito setiap tahun. Sebagaimana
artinya, Tiwei yang berati mudik, maka Sungai Tiwei yang bermuara di Sungai
Barito, arusnya mudik melawan arus Sungai Barito dan kemudian baru balik
mengikuti arus ke selatan. Penyebutan Tumbang Tiwei yang kemudian menjadi Muara
Teweh terjadi karena pola sebutan penyeragaman kota se Kalimantan Tengah oleh
Belanda pada saat itu.
Sejarah pangkalan bun
Hari jadi Kabupaten Kotawaringin Barat tidak
dapat dilepaskan dari jejak sejarah Kerajaan Kotawaringin yang dibangun oleh
keturunan Raja Banjar. Bermula ketika Pangeran Adipati Antakusuma meninggalkan
kerajaan Banjar dengan tujuan kearah barat untuk mencari tempat dimana akan
didirikan kerajaan baru. Dengan restu Ayahnda dan Ibunda, Pangeran Adipati
beserta sejumlah pengawal dan beberapa perangkat kerajaan dengan perahu layar
bertolak menuju kearah Barat. Dalam perjalanan banyak tempat yang disinggahi,
antara lain : Teluk Sebangau, Pagatan Mendawai, Sampit, Kuala Pembuang hingga
akhirnya sampai ke Desa Pandau yang dihuni masyarakat suku Dayak Arut dibawah
kepemimpinan Demang Petinggi, di Umpang.
BAWI KUWU
konon sekitar abad ke-18, di sebuah kampung sekitarpertengahan
aliran Sungai Rungan tepatnya di Kelurahan Mungku Baru Kecamatan Rakumpit,
tinggallah Bawi Kuwu dan kedua orangtuannya. Ketika beranjak dewasa wanita
cantik itu dilarang orangtuannya untuk keluar rumah dan lebih banyak
menghabiskan waktunya di dalam kamar dengan dikawal dayang-dayang yang setia
mengawal dan menjaga hingga bertahun-tahun lamanya. Pada suatu ketika, kedua
orangtua Bawi Kuwu ingin pergi keladang lalu berpesan kepada dayang-dayang
untuk menjaga anak kesanyangan mereka itu di dalam rumah. tidak lama setelah
kedua orangtuannya itu pergi, tiba- tiba Bawi Kuwu merasakan kepanasan dan
ingin madi di Sungai Rungan yang letaknya tidak jauh dari rumah mereka, tentu
para dayang yang mengawal Bawi Kuwu melarangnya untuk keluar rumah, apalagi
untuk pergi sendiri ke sungai.
Langganan:
Postingan (Atom)



