Sabtu, 16 Mei 2015

Bukit Batu Kasongan(Kalteng)

Situs Bukit Batu yang terletak di Desa Bukit Batu Wilayah Kecamatan Katingan Hilir Kabupaten Katingan (Kalimantan Tengah).
 
Cukup mudah untuk ke sana dengan menggunakan kendaraan umum atau kendaraan pribadi dengan biaya relative murah, jaraknya sekitar 72 km dari Palangka Raya melewati ruas jalan menuju arah Ibukota Kabupaten Katingan yang beraspal cukup mulus
Gambar: Bukit Batu Kasongan

Konon ceritanya, Riwut Dahiang adalah ayah dari Tjilik Riwut sangat mendambakan sesuai dengan keyakinan yang dianut yaitu agama Kaharingan, maka berangkatlah Riwut Dahiang ke suatu tempat yang dianggap keramat yaitu Bukit Batu, dengan khusus Riwut Dahiang bertapa memohon diberi anak laki-laki. Petunjuk yang dapat kelak dikemudian hari mengemban tugas khusus bagi masyarakat sukunya.
Setelah dewasa Tjilik Riwut tetap mengikuti tradisi orang tuanya di Bukit Batu, ia bertapa memohon petunjuk, setelah menerimanya Tjilik Riwut dengan bangga menganggap dirinya sebagai “orang hutan” karena lahir dan dibesarkan di tengah hutan belantara Kalimantan Tengah. Bukit Batu inilah tempat pertapaan pada waktu jaman penjajahan Belanda, atau disebut jaman revolusi waktu itu. Nama samara Tjilik Riwut adalah Sanaman Mantikei.
Batu tempat Tjilik Riwut balampah (bertapa) menurut cerita waktu itu, ia bertapa didatangi oleh seorang gadis cantik (orang gaib) namanya Bawin Kameloh dan memberikan sesuatu benda berupa batu yang bentuknya seperti telinga manusia.
Batu Penyang tempat Tjilik Riwut menulis namanya dimana letaknya berdampingan dengan batu tempat ia bertapa.
Telaga Bawin Kameloh, tempat mandi Bawin Kameloh dan tidak pernah kering walaupun musim kemarau. Menurut cerita penduduk setempat, apabila kita cuci muka dengan air tersebut maka bagi perempuan akan berwajah cantik serta mudah mendapatkan jodoh, bagi lelaki akan terpandang, dihormati serta dicintai kaum hawa.
Batu Kamiak, tempat burung kamiak/tambul anak bertengger untuk menjaga alam sekitarnya.
Batu Tingkes, tempat orang yang ingin mengetahui nasib dan kehidupannya apabila dapat masuk dan keluar Batu Tingkes maka kehidupannya akan bahagia dan sebaliknya bila gagal maka hidupnya akan menderita.
Batu Gaib, tempat roh halus yang suka menolong manusia sewaktu kesusahan.
Batu Dewa, tempat roh khayangan, apabila berjodoh maka orang tersebut dapat menjadi paranormal.
Batu Keramat, mempunyai hubungan dengan riwayat kehidupan Tjilik Riwut.
Batu Raja, mempunyai nilai yang paling istimewa, apabila seseorang pemimpin mendapatkan batu ini ia akan bersifat adil dan bijaksana.
Batu Darung Bawan, orang yang gagah berani dalam membela kebenaran setingkat dengan Bandar Rambang. Mereka orang gaib sebagai penghuni Bukit Batu Manuah.
Batu Sial, tempat orang membuang sial.
Berkunjung ke situs ini harus mempunyai niat yang tulus, karena penghuni di sekitar situs akan marah apabila pantangan tersebut dilanggar.
Demikianlah riwayat cerita Mengenai Bukit Batu Kasongan (Kalteng) semoga pembaca dapat memahami maksud dari isi cerita ini.